Senin, 29 Desember 2008

Mengenal Perempuan, perspektif multi dimensional approach

Bulan Desember yang diperingati sebagai hari ibu telah mengerakkan berbagai kalangan untuk bersama-sama merayakannya. Entah itu merupakan aktualisasi hati nurani yang tercurah bagi ’kaum Ibu’ atupun yang numpang tenar pada event yang dikenal luas, yang pasti mereka bersama-sama berteriak nyaring. Suasa ini nampak ramai setidaknya sebelum terkalahkan pamor hari natal yang tidak kalah eksplosive ataupun tahun baru yang juga semaraknya. Akankah hari ibu sebatas itu saja? bahyak alibi yang menyatakan bahwa setiaphari adalah ”hari ibu”, namun juga baru sebatas nama saja. terlepas dari itu, masih ada hal yang jauh lebih penting yaitu perumusan kedudukan perempuan. Pada setiap masa yang berganti, maka kedudukan perempuan juga harus berganti termesuk pada masa sekarang ini yang sering banyak LSM serukan yakni penyetaraan gender. Tuntutan tersebut muncul karena banyak anggapan kalau perempuan dalam kedudukannya selalu dibawah pria, yang mendorong perampasan hak perempuan oleh laki-laki.

Dilihat dari sejarahnya tidak semua perempuan adalah demikian buruknya. salahsatunya adalah adalah istri Louis XIV yang membujuk untuk melakukan korupsi pada kerajaan. Disini dapat kita lihat kalaupun lelaki terlihat superioritasnya setidaknya hany sekedar pencitraan saja, namun sangat kontras sekali dalam praktiknya. Gambaran Louis XIV ini pasti adalah fenomena gunung es, yang artinya banyak kasus yang demikian terjadi pada sebuah keluarga. Bahkan lelaki sekeras dan skejam Hitler pun menyempatkan diri menikahi kekasihnya selama setengah hari sebelum ia meninggal. Sisi yang sarupa juga ditunmjukkan oleh Betris Prince, Lady Diana, Theresa, Gloria Magapacal Aroyo, Khadijah, ataupun kartini. Jelasa mereka sama sekali bukan seperti yang di anggap awam yakni termarginalkan oleh superioritas laki-laki.

Kontras dengan kondisi diatas yang sedikit alasan gender perempuan selalu kalah dalam segalanya. Kebudayaan budak yang legal diberbagai masa salah satunya adalah Timur Tengah yang menengahkan sosok perempuan adalah seharga secangkir arak, ataupun di Amerika saat para budak perempuan sebagai mesin pekerja perkebunan yang sekaligus sebagai mesin uang bagi majikannya. Kalaupun harus marah, ternyata kita sendiri juga pernah mengalami perdagangan budak perempuan yang kebanyakan diperjualbelikan kepada saudagar keturunan Tionghoa. Belumlagi dalam kondisi keamanan yang tidak menguntungkan maka perempuanlah yang pertama menerima akibatnya, hal ini selalu terjadi diberbagai daerah yang menyebabkan perempuan selalu mendapatkan kekerasan seperti halnya rampasan perang. Dengan sedikit melihat fenomena sosial yang dalam masyarakat, maka dengan mudah kita akan menjumpai berbagai lokalisasi selalu menyuguhkan perempuan sebagai komoditas yang paling laku. Hal ini tidak bisa dpungkiri alasan seksualitas perempaun sampai kapanpun terus menjadi pemikat dalam struktur masyarakat manapun. Melalui pengalaman ini kita harus berhati-hati menempatkan perempuan.

Kesetaraan Gender

Menganlisis pengalaman yang terjadi maka kita perlu kembali meninjau kembali tuntutan sebagaian kalangan yang menghendaki adanya persamaan gender dalam segala bidang. Persamaan gender dapat dimanifestasikan menjadi suatu ketidakadilan menganggap perempaun tidak sebanding dengan laki-laki. dalam bidang-bidang tertentu laki-laki harus mengakui bahwa perempuan lebih hebat karena memang bidangnya. Bukan berarti berkaca pada ketakutan sejarah terpuruknya kaum perempuan namun tuntutan gender sangat tidak mungkin peramaan geder diwujudkan dalam segala hal dan dalam skala praktis bukan teoritis.

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan yang juga mebutuhkan perhatian oleh kaum perempuan sendiri, yakni: Pertama, menata kembali kedudukan sebagain perempuan terkait dengan adanya prostitusi yang memang lazimnya dilakukan oleh perempaun. Kita dapat melihat kawasan prostitusi gang Dolly di Surabaya, jalan Sarkem di Jogjakarta, Sunan Kuning di Semarang, Tegal Panas di Ungaran, Kawasan RRI di Solo dan masih banyak tempat-tempat lain di tiap daerah. Kedua, Tingkatkan martabat perempuan khususnya yang berkerja sebagai Tenaga Kerja Wanita di luar negeri, yang tidak sedikit mendapat perlakuan kasar. Keempat, tingkatkan prestasi, produktivitas dan kretivitas perempuan dalam dunia kerja. Jangan samapi citra perempaun yang terlihat hanya sosok ”inem” yang identik dengan pembantu rumah tangga. Tentunya masih banyak proyek makro lainnya terkait pelepasan perempuan dari berbagai bentuk penindasan yang jauh lebih penting dari sekedar tuntutan persamaan gender.

Menentuakan posisi perempuan yang paling tepat adalah sesuai dengan fitrah atau kodratnya. Dan yang pasti bukan kodrat perempuan untuk ditindas oleh laki-laki. Bukan berarti menentukan kesetaraan dalam segala bidang tanpa memandang jenis seks, karena itu sama artinya dengan menutup mata. Idealnya adanya pembagian kerja yang tepat antara laki-laki dengan perempuan pada bidang-bidang tertentu, namun tidak menutup kemungkinan jika harus berdampingan antara perempuan dan laki-laki. Perbedaan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan justru akan memperindah sistem kehgidupan yang terratur, serta akan meminimalisir berbagai bentuk penyimpangan ataupu alih fungsi gender. Perbedaan yang ada adalah sebagai suatu sistem yag akan menumbuhkan keharmonisan kehidupan jika salah atau ada perubahan maka akan terjadi adalah kegoncangan. Yang tidak boleh terjadi serta tidak boleh ditolerir yakni penyimpangan gender seperti pengekangan hak-hak perempuan oleh laki-laki hanya karena alasan gender.

Kamis, 25 Desember 2008

Kata Mutiara (Versi Tokoh2 Dunia)

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu.
( Benjamin Franklin )

Orang yang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu.
( Hugh Downs )

Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi.
( Jawaharlal Nehru )

Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan.
( Confusius )

Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik- baiknya dan berbahagia pada hari ini.
( Samuel Taylor Coleridge )

Kesalahan terbesar yang bisa dibuat oleh manusia di dalam kehidupannya adalah terus-menerus mempunyai rasa takut bahwa mereka akan membuat kesalahan.
( Elbert Hubbard )

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh.
( Confusius )

Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya.
( Alexander Pope )

Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah.
( Kahlil Gibran )

Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh.
( Andrew Jackson )

Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai.
( Schopenhauer )

Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan
( D Farhan Aulawi )

THE CONSTANT GARDENER, Film Fernando Meirelles diambil dari Novel Karya John le Carre


Kisahnya diawali oleh sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara. Justin Quayle (Ralph Fiennes) adalah seorang diplomat Inggris yang jatuh cinta pada Tessa Quayle (Rachel Weisz), seorang aktivis lingkungan dan HAM. Rasa cinta mereka satu sama lain akhirnya berlanjut ke jenjang pernikahan.

Tak lama kemudian, Justin ditugaskan oleh Pemerintah Inggris ke Afrika, tepatnya di kawasan Kenya Utara. Tessa, yang saat itu tengah mengandung, tak sampai hati melihat penderitaan rakyat Kenya yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Karena kecurigaannya terhadap konspirasi jahat oleh sebuah perusahaan yang diduga terlibat dalam praktek perdagangan ilegal (obat-obatan terlarang), ia pun melakukan investigasi bersama rekan aktivisnya yang juga berprofesi sebagai seorang dokter, Arnold Bluhm (Hubert Kounde).

Namun, rasa keingintahuan Tessa ternyata mendapat perlawanan dari Kedutaan Besar Inggris di Kenya. Para diplomat menganggap tindakan istri Justin itu dapat mengancam kepentingan politik luar negeri Pemerintah Inggris.

Tapi Tessa tetap nekad dan terus melakukan penelusuran bukti-bukti kejahatan yang dilakukan oleh segelintir kaum elit disana. Akhirnya, ia pun dibunuh dengan keji di tengah perjalanan, bersama sopir dan rekan kerjanya, Dr. Arnold.

Mendengar kabar bahwa istri yang sangat dicintainya itu tewas dibunuh, Justin pun tidak tinggal diam dan bermaksud mencari tahu kebenaran dibalik semua insiden tersebut. Ia pun berani mempertaruhkan reputasi, karir dan nama baiknya demi melanjutkan penyelidikan Tessa tentang konspirasi jahat itu.

Tanpa sepengetahuan rekan-rekan sejawatnya di lingkungan Kedutaan Besar Inggris, ia pun kembali menemukan bukti-bukti lain yang lebih mengejutkan tentang sindikat kriminal yang aktivitasnya selama ini tak pernah tercium oleh publik.

Sutradara Fernando Meirelles, rupanya berhasil mengangkat cerita yang ditulis dalam novel karya John le Carre ini ke dalam sebuah film drama thriller yang sangat menegangkan dan membuat semua pemirsanya mampu berpikir lebih jauh tentang konflik antara sisi gelap dan terang dari karakter manusia.

Selain mengupas tentang isu politik internasional dan perdagangan ilegal, sutradara film CITY OF GOD itu juga piawai dalam mengetengahkan nilai-nilai universal tentang kehidupan. Simak saja bagaimana kuatnya kesetiaan Justin pada Tessa, meski istrinya itu sempat dicurigai berselingkuh. Film ini berpesan bahwa dibalik semua motivasi manusia, selalu terdapat kekuatan cinta disana.

THE CONSTANT GARDENER, Novel Karya John le Carre

Kisah Elegi Cinta yang Tak Biasa. Mencekam, Menyentuh dan Dituturkan dengan Sangat Indah

Di tepi Danau Turkana, Kenya, seorang istri diplomat Inggris tewas terbunuh dengan tragis. Justin Quayle memutuskan untuk menyibakkan tabir gelap yang menyelubungi kematian Tessa, istrinya, dan teman seperjalanannya, seorang dokter kebangsaan Belgia bernama Dr. Arnold Blumh. Penyelidikannya itu ternyata membuatnya terseret dalam konspirasi kejam antara sebuah perusahaan farmasi raksasa, para birokrat haus kekuasaan di Departemen Luar Negeri, dan tokoh ternama dalam kancah politik Inggris. Justin pun harus mempertaruhkan nyawa dan kariernya sebagai diplomat ketika berusaha menyusuri jejak yang ditinggalkan Tessa dan mengungkapkan kebusukan dalam sistem kapitalisme global.

Selain menampilkan kisah seru politik internasional, perdagangan ilegal, dan permasalahan yang menimpa dunia ketiga seperti Kenya. John le Carre juga piawai mengetengahkan nilai-nilai universal tentang kehidupan : menggugah pembaca untuk mampu berpikir lebih jauh tentang konflik antara sisi gelap dan terang dari karekter manusia dan merasakan kekuatan cinta sepasang insan yang berbeda pandangan.




Kamis, 18 Desember 2008

Jeritanku (1) Aku, Kau dan Duniaku

Aku benci politik...

Aku berharap aku bisa belajar di tempat ini. Aku besar di tempat ini dan aku mengerti banyak hal di tempat ini. Aku mulai menyayangi semua yang ada disini. Semakin aku dewasa, aku tahu bahwa "tak ada yang abadi di dunia ini". Rasa senangku akan duniaku seakan sirna karenanya... Kau tau kenapa? karena politik.. Duniaku yang kecil, duniaku yang manis, duniaku yang indah telah hilang.

Politik itu busuk. Politik itu kejam. Semua penuh dengan kebohongan, kebencian, dusta dan fitnah. Teman bisa menjadi lawan, teman bisa saling menjatuhkan, teman bisa saling membunuh agar ia duduk di atas Kursi Politik dengan rasa "aman". Ketakutan untuk disaingi, ketakutan untuk kalah, ketakutan untuk tidak berwibawa lagi menjadi alasan utama. Sungguh benar2 engkau seorang yang bagiku adalah picik dan licik. Engkau mengatasnamakan anak buah untuk menutupi ketakutanmu.

Tapi aku...aku seperti diterka dari belakang.. Aku seperti dijatuhkan dari bukit yang paling tinggi. Akhirnya rasaku sudah hilang..dan aku ingin pergi dari duniaku. Ada yang menahanku untuk pergi dari sini, entah apa.. Mungkin rasa cintaku terhadap duniaku. Aku seolah ada di sini tetapi bukan hatiku.. dan aku mulai pergi...

Duniaku...setelah sekian lama aku pergi. Adakah engkau mengingatku? Paling tidak aku adalah orang yang selalu menyayangimu. Tapi ketika engkau tak berdaya seperti sekarang ini..aku hanya bisa memandang. Aku merasa bersalah kepadamu, kenapa dulu aku pergi sebelum aku berusaha lagi.

Duniaku...ingatlah kita punya cara kita sendiri untuk maju, tetaplah menjadi engkau. Karena engkau tetaplah jadi engkau, tak pernah menyerah pada keadaan, jadilah bukan mahasiswa biasa. Duniaku...pilihlah yang terbaik diantara yang baik. Jangan pernah tertutup oleh segala sesuatu yang "mudah". seolah-olah kemudahan itu justru akan menjadikanmu bodoh, menjadikanmu tidak mau belajar, menjerumuskanmu ke dalam jurang ke-egoanmu. Janganlah menganggap semua-nya sulit, karena semua pasti ada jalan-nya. Duniaku..selamat berjuang..selamat belajar.. I love you..

Peringatan Hari Buruh Migran Se-Dunia

-18 Desember diperingati sebagai hari buruh migran sedunia-

Kamis (18 Desember 2008), sekitar seribu massa buruh migran Indonesia menggelar aksi unjuk rasa memperingati hari buruh migran sedunia di Bundaran Hotel Indonesia. Mereka menggelar seni Reog serta aksi teatrikal yang menggambarkan nasib pekerja Indonesia di luar negeri dan buruknya pelayanan pemerintah.

Unjuk rasa ini di latarbelakangi isu nasib buruh migran di tengah migran di tengah krisis ekonomi global. Menurut Wahyu Susilo, analis dari Migrant Care, LSM yang menangani masalah buruh migran mengungkapkan bahwa 300 ribu TKI di Malaysia terancam PHK karena krisis global yang melanda negaranya. Selain itu sebanyak 5.000 TKI di Korea tidak mendapat pekerjaan. Sebagian besar TKI Indonesia yang berada di Korea bekerja sebagai buruh di bidang manufactur dan perusahaan manufaktur ini yang paling banyak terkena imbas krisis global. Hal ini diperparah kebanyak TKI tidak bisa pulang ke Indonesia karena masalah tidak adanya biaya untuk pulang dan mereka menganggap bahwa kondisi mereka akan lebih buruk jika pulang ke kampung halaman. Berbagai penyiksaan pun tak luput di hadapi TKI di luar negeri.

Deskripsi di atas menunjukkan bahwa begitu sengsaranya nasib para buruh TKI di luar negeri. Padahal notabene mereka telah menyumbangkan devisa yang besar bagi pendapatan Indonesia. Tetapi masih saja pemerintah mengacuhkan nasib mereka. Alih-alih untuk mengurangi pengangguran, kebijakan pemerintah justru memperbesar jumlah tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri. Pemerintah seolah ingin melepas tangan terhadap persoalan yang menimpa para TKI. Harusnya pemerintah berterimakasih kepada TKI yang telah menyumbang besar terhadap Negara bukan menjadikan mereka sebagai budak. Layakkah ini diterima oleh TKI yang telah berjasa pada bangsa? Tanpa jaminan apapun, nyawa terkadang menjadi taruhan.

Selasa, 16 Desember 2008

Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2009

Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (9/7/2008) di Jakarta, melakukan undian nomor urut partai politik untuk Pemilu 2009. Undian itu dihadiri dan dilakukan para pimpinan partai. Berikut ini urutannya:

1. Partai Hati Nurani Rakyat
2. Partai Karya Peduli Bangsa
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
4. Partai Peduli Rakyat Nasional
5. Partai Gerakan Indonesia Raya
6. Partai Barisan Nasional
7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
8. Partai Keadilan Sejahtera
9. Partai Amanat Nasional
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru
11. Partai Kedaulatan
12. Partai Persatuan Daerah
13. Partai Kebangkitan Bangsa
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
16. Partai Demokrasi Pembaruan
17. Partai Karya Perjuangan
18. Partai Matahari Bangsa
19 Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya
24. Partai Persatuan Pembangunan
25. Partai Damai Sejahtera
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia
27. Partai Bulan Bintang
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
29. Partai Bintang Reformasi
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
33. Partai Indonesia Sejahtera
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama.

Sumber : pemiluindonesia.com on September 19th, 2008

Pemilu Presiden dan Wapres 2009

ISTILAH PEMILU

Pemilihan umum (pemilu) adalah suatu proses di mana para pemilih memilih orang-orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu. Jabatan-jabatan yang dimaksud disini beraneka-ragam, mulai dari Presiden dan wakil presiden, wakil rakyat di pelbagai tingkat pemerintahan dari pusat sampai daerah. Pada konteks yang lebih luas, Pemilu dapat juga berarti proses mengisi jabatan-jabatan seperti ketua OSIS atau ketua kelas, walaupun untuk ini kata 'pemilihan' lebih sering digunakan. (Wikipedia bahasa Indonesia)

Pemilihan umum (pemilu) di Indonesia pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, yaitu DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Setelah amandemen keempat UUD 1945 pada 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), yang semula dilakukan oleh MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat sehingga pilpres pun dimasukkan ke dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu diadakan pertama kali pada Pemilu 2004. Pada 2007, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) juga dimasukkan sebagai bagian dari rezim pemilu. Di tengah masyarakat, istilah "pemilu" lebih sering merujuk kepada pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.

PROGRAM KEGIATAN

A. TAHAP PERSIAPAN

  1. Finalisasi peraturan penyelenggaraan 1 Jan-31 Mar 2009 pemilu presiden dan wapres
  2. Sosialisasi informasi/ pendidikan pemilih 1 Mar-30 Juni 2009 kepada masyarakat
  3. Simulasi pengolahan data dan pengitungan 1 Mei-30 Juni 2009 suara secara manual dan elektronik di tingkat TPS
  4. Rapat kerja/ Teknis KPU dan Tim/Pokja 1 Jan-8 Okt 2009 pembina pemilu luar negeri
  5. Rapat kerja/teknis dan konsultasi regional 1 Jan-8 Okt 2009 KPU, KPU Propinsi,dan KPU kabupaten/kota

B. TAHAPAN PELAKSANAAN

1. Sosialisasi tahapan dan informasi pemilu 5 Apr-16 Sep 2009

2. Penyerahan DP4 dari pemerintah 9 April 2009

3. Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih 10 Apr-5 Juli 2009

4. Pencalonan 6-30 Mei 2009

5. Pengadaan dan pendistribusian 16 Mar-21 Juni 2009 perlengkapan pemilu presiden dan wapres

6. Kampanye 1 Juni-5 Juli 2009

7. Tahapan Pemungutan suara dan pengitungan suara

v Persiapan menjelang pemungutan suara 3 Mei-4 Juli 2009

v Pemungutan suara dan pengitungan suara 6 Juli 2009 oleh KPPS/KPPSLN

8. Penetapan dan pengumuman hasil pemilu tahap I 27 Juli 2009 secara nasional

9. Pencetakan dan pendistribusian perlengkapan 29 Juli-10 Sept 2009
pemilu tahap II

10. Kampanye Tahap II (penajaman visi, misi, dan 14-16 Sept 2009
program)

11. Pemungutan suara dan pengitungan suara tahap II

v Persiapan menjelang pemungutan suara 1-20 Sept 2009

v Pemungutan suara dan pengitungan suara 21 Sept 2009

12. Penetapan dan pengumuman hasil pemilu 9-10 Okt 2009
tahap II secara nasional

13. Pelantikan dan sumpah janji Presiden dan Wapres 20 Oktober 2009
dipandu oleh Ketua MA

14. Laporan KPU Kab/Kota dan KPU Provinsi ke KPU 1-30 Nop 2009

15. Laporan KPU pada DPR dan Presiden 1-30 Nop 2009

16. Laporan pertanggungjawaban anggaran 1 Nop-30 Des 2009
Pemilu 2009

Sumber:Pokok-Pokok Penjelasan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI tanggal 8 September 2008

Mutiara Kata 1 (Paulo Freire)

Paulo Freire "Seseorang yang mengaku bersekutu dengan RAKYAT tapi dirinya tidak pernah bersentuhan dengan RAKYAT, maka itu adalah pembodohan yang menyedihkan"

Jumat, 12 Desember 2008

Laki-Laki Sejati

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari
bahunya yang kekar, tetapi dari kasih
sayangnya pada orang disekitarnya....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari
suaranya yang lantang, tetapi dari
kelembutannya mengatakan kebenaran.....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari
jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi
dari sikap bersahabatnya pada generasi
muda bangsa ...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari
bagaimana dia di hormati ditempat
bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati
didalam rumah...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari
kerasnya pukulan, tetapi dari sikap
bijaknya memahami persoalan...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari
dadanya yang bidang, tetapi dari hati
yang ada dibalik itu...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari
banyaknya wanita yang memuja, tetapi
komitmennya terhadap wanita yang
dicintainya...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari
jumlah barbel yang dibebankan, tetapi
dari tabahnya dia menghadapi lika-liku
kehidupan...

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari
kerasnya membaca kitab suci-Nya, tetapi
dari konsistennya dia menjalankan apa
yang ia baca...

(dari seorang sahabat)

Sajak tentang Cinta

Bila telapak tanganmu berkeringat,
hatimu DAG DIG DUG, suaramu bagai
tersangkut di tenggorokan, itu bukan
cinta, tapi SUKA.


Bila tanganmu tak dapat berhenti
memegang dan menyentuhnya, itu bukan
cinta,tapi BERAHI.

Bila kamu menginginkannya karena tau ia
akan selalu di sampingmu, itu bukan
cinta, tapi KESEPIAN.

Bila kamu menerima pernyataan cintanya
karena kamu tak mau menyakitinya, itu
bukan cinta, tapi KASIHAN.

Bila kamu bersedia memberikan yang kamu
sukai demi dia, itu bukan cinta,tapi
KEMURAHAN HATI.

Bila kamu bangga dan selalu ingin
memamerkannya pada semua orang, itu
bukan cinta, tapi KEMUJURAN.

Bila kamu mengatakan padanya, bahwa ia
adalah satu satunya hal yang kamu
pikirkan, itu bukan cinta, tetapi GOMBAL.

Kamu mencintainya,
ketika kamu menerima kesalahan dia,
karena itu adalah bagian dari
kepribadiannya, ketika kamu rela
memberikan hatimu, kehidupanmu, bahkan
kematianmu.
Ketika hatimu tercabik bila ia sedih,
dan berbunga bia ia bahagia.
Ketika kamu menangis untuk kepedihannya,
biarpun ia cukup tegar menghadapinya.
Ketika kamu tertarik pada orang lain,
tetapi kamu masih setia bersamanya.

CINTA adalah pengorbanan, mencintai
berarti memberi diri.
CINTA adalah kematian atas egoisme dan
egosentrisme.
Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah
harga yang harus dibayar untuk sebuah CINTA.

(dari seorang sahabat)

Belajar dari Sejarah: Evaluasi Kritis atas Aktivis Mahasiswa


Mahasiswa dalam sejarahnya selalu memegang posisi penting, baik yang terkait dengan perubahan sosial, budaya sampai pada perubahan tatanan politik suatu negara. Di Spanyol, gerakan mahasiswa mempelopori terjadinya Revolusi Spanyol tahun 1930-an. Di Argentina, demontrasi dan gerakan mahasiswa memainkan peranan penting dalam penggulingan Peron. Di Indonesia., mahasiswa mampu menjadi pelopor utama dalam berbagai perubahan sosial, politik dan ekonomi. Misalnya saja, Gerakan Mahasiswa tahun 60-an melahirkan Orde Baru, tahun 70-an Gerakan Mahsiswa mampu mempengaruhi kebijakan ekonomi negara, tahun 1998 Gerakan Mahasiswa memunculkan Gerakan Reformasi.

Gerakan mahasiswa dalam menyalurkan aspirasinya cenderung melakukannya melalui protes. Berbeda dengan pola umum yang biasa dilakukan dalam kelembagaan demokrasi yang menyalurkan aspirasinya melalui lembaga politik. Gerakan protes ini merupakan alternatif gerakan yang dilakukan sebagai budaya tandingan dari simbol minoritas. Ketidaksesuaian antara kenyataan sosial dengan sistem tatanan sosial yang ada menjadi pendorong aksi protes.

Sudah selayaknya mahasiswa yang konon adalah kaum intelektual dengan segudang ideologi yang mereka miliki menyumbangkan pikirannya untuk perubahan. Entah itu dalam bentuk aksi protes ataupun sejenisnya. Tapi perlu menjadi catatan bahwa perubahan yang dilakukan dari kondisi bersama untuk kondisi bersama yang lebih baik, bukan untuk golongan tertentu saja.

Ada sebuah pertanyaan besar ketika menengok kepeloporan gerakan mahasiswa dalam melakukan pembaharuan yang terjadi di negara kita. Apakah gerakan mahasiswa sudah menempatkan pembaharuan tersebut sebagai implikasi dari idealisme gerakan mahasiswa ataukah justru pemanfaatan gerakan mahasiswa untuk kepentingan politik yang pragmatis? Jika kita lihat alur perubahan yang terjadi, gerakan mahasiswa selalu dimanfaatkan oleh kekuatan politik untuk kepentingan kekuasaan. Perubahan pada tahun 1966 dipelopori mahasiswa dengan bantuan tentara menurunkan Soekarno dari tampuk kekuasaan dan menaikan Soeharto dari kelompok militer sebagai pemegang kekuasaan yang baru. Pemilu tahun 1991, giliran para teknorat yang naik ke pusat kekuasaan. Gerakan Protes tahun 77-80-an giliran membawa para cendikiawandan profesional duduk di tampuk kekuasaan. Tahun 1998, gerakan protes mahasiswa menempatkan para petualang politik pada pusat kekuasaan.

Dalam rentang waktu tersebut, perubahan yang dibawa gerakan mahasiswa tidak mampu membawa perbaikan sosial yang berkesinambungan. Harga barang dan kebutuhan pokok masyarakat melaju tinggi, tarif dasar listrik, BBM dan biaya pendidikan tak terbendung lagi. Kesalahan yang dicatat mahasiswa, mereka menurunkan pucuk pimpinannya tapi tidak merubah sistem yang ada didalamnya.

Melihat sejarah gerakan mahasiswa tempo lalu, harusnya aktivis mahasiswa dikampus bisa belajar banyak. Mereka tak perlu bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, apalagi mengatas namakan golongan tertentu. Memasukkan idealisme yang dianut dan menukarnya dengan pelegalan kebijakan yang memberatkan mahasiswa. Gerakan protes menentang kebijakan birokrat yang dilakukan seolah tidak berarti, ketika pimpinan tertinggi diatasnya dengan para birokrat telah melakukan perjanjian jual-beli. Gerakan protes tersebut seolah hanya formalitas dan topeng belaka, tanpa bisa merubah kebijakan yang telah diketok palu. Sementara dibalik hal tersebut, terjalin hubungan mesra antara aktivis dengan birokrat. Akhirnya, mahasiswalah yang merasa rugi dengan adanya kebijakan itu.

Harusnya ini menjadi PR bersama bagi aktivis mahasiswa, bahwa Aktivis mahasiswa tidak boleh pamrih dan tidak boleh memiliki vested interests. Aktivis mahasiswa harus tulus, seperti tokoh Shane dalam film koboi. Shane datang kesuatu kecil yang penuh bandit yang kejam, dan berhasil menghabisi bandit-bandit tersebut. Tapi ketika ia diminta oleh para penduduk kota yang diselamatkan untuk menjadi sherif di kota itu, ia menolak. Shane lalu begitu saja.

^ Welcome ^

- Selamat Datang di Blog Princesathena -